![]() |
Panjang sekali perjalanan seni tato. Para ahli sejarah meyakini bahwa
tato mulai dikenal 3.300 tahun sebelum masehi. Namun mummy tertua
bertato yang ditemukan di Mesir berasal dari era 2.000 tahun sebelum
masehi. Mummmy ini berasal dari bangsa Mesir Kuno dan Nubian. Situs
internet Michigan State University Amerika Serikat (AS) menyebutkan
bahwa di tradisi tato ini juga terkait dengan tradisi bangsa Yunani,
Jerman kuno, Thracians, Gauls, dan Britania kuno.
Di masa lalu, Tato juga dikaitkan dengan status sosial. Makin tinggi
status sosialnya, makin bagus tato yang dimilikinya. Selain itu, tato di
sebagian tradisi juga menjadi alat untuk memperbaiki penampilan.
Dalam perkembangannya, tato dipopulerkan oleh bangsa Eropa setelah
mereka kontak dengan bangsa Polynesia dan Indian Amerika. Kata tato
berasal dari istilah Tahiti 'tattau' yang berarti 'untuk menandai'.
Istilah ini terekam dalam ekspedisi James Cook tahun 1769 ke Pasifik
selatan.
Pada Oktober 1991, mummy berusia ribuan tahun ditemukan di pegunungan es
antara Austria dan Italia. Tubuhnya membeku, dan penemuan ini menjadi
headline beberapa media di dunia. Mummy yang merupakan seorang pria ini
diduga meninggal saat hendak pulang ke rumah akibat badai salju. Mummy
itu ditemukan bersama pakaian, panah, busur, serta pemantik api.
Inilah kisah tentang tato yang ternyata sudah dimulai dari ribuan tahun
yang lalu. Makin hari, variasi tato juga makin beragam. Ada tato yang
dibuat secara permanen, tapi ada pula tato yang hanya sementara. Kalau
dulu, tato dianggap sebagai simbol status sosial, saat ini sebagian
kalangan menganggap tato identik dengan kenakalan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar