Jembatan
menjadi salah satu karya penting dalam dunia konstruksi. Bisa
dikatakan, salah satu karya konstruksi paling tua adalah jembatan.
Menurut catatan icomos.org dan historyworld.net, meski tidak menyebut
tahun, jembatan mulai dikenal pada masa prasejarah. Saat itu, jembatan
terbuat dari kayu yang disilangkan, kemudian bagian atasnya ditutup
ranting-ranting pohon.
Bukti-bukti
peninggalan jembatan era prasejarah ini antara lain ditemukan di India,
Cina, Jepang, Kashmir, Afrika, juga Amerika Selatan. Namun, semua
jembatan itu tidak disebut angka tahun pembuatannya.
Angka
tahun pembuatan jembatan mulai terdata pada 206 tahun sebelum masehi.
Pada tahun itu dibangun jembatan Panhogiao, atau pendeknya disebut Panho
di Cina. Orang yang membangun jembatan ini adalah Jenderal Panceng yang
hidup di masa Dinasti Han. Marcopolo mencatat, di kota Kin-sai, Cina
terdapat seikitnya 12 ribu jembatan kuno yang terbuat dari kayu.
Selain
itu, pada 51 tahun sebelum masehi juga terekam adanya pembangunan
jembatan. Saat itu terjadi perang besar yang disebut Perang Gallic. Sang
Kaisar memerintahkan pasukannya untuk membangun jembatan guna
kepentingan perang. Jembatan itu di bangun di daerah Anatolia dan Aegean
di sekitar Asia Tengah dan Turki.
Jembatan
ini melintas tiga sungai besar, yakni Sungai Loire, Seine, dan Sungai
Allier. Menurut catatan sejarah, jembatan ini dibangun dengan ketinggian
sekitar 200 meter. Selain untuk kepentingan perang, jembatan ini juga
untuk lalu lintas migrasi binatang-binatang darat. Saat itu, material
yang digunakan untuk membangun jembatan adalah batu.
Bangsa
Mesopotamia kemudian mulai membuat batu bata. Di era ini, jembatan di
istana kaisar dibuat dengan bahan tersebut. Perkembangan konstruksi
jembatan disempurnakan lagi oleh bangsa Romawi di awal tahun masehi.
Pada era ini, jembatan mulai dibangun dengan bahan-bahan penguat seperti
semen, pasir, dan sebagainya.
Contoh
jembatan yang dibuat di era ini antara lain jembatan Pont du Gard
aqueduct yang dibangun di Nimes (Prancis) tahun 14 masehi, Jembatan
Alcantara yang dibangun tahun 98 masehi di perbatasan Spanyol dan
Portugis, serta Jembatan Segovia.
Memasuki
awal abad ke-18, manusia sudah mengenal besi. Ilmu konstruksi pun sudah
berkembang seiring berkembangnya ilmu-ilmu eksak seperti matematika dan
fisika. Di era inilah mulai dibangun jembatan-jembatan modern dengan
konstruksi besi.
Salah
satu jembatan konstruksi besi yang untuk pertama kalinya sukses
dibangun adalah karya Thomas Farnolls. Jembatan ini berdiri tahun 1773
dan membentang di atas Sungai Severn di Coalbrookdale, Inggris. Jembatan
ini tingginya sekitar 30 meter. Begitu konstruksi besi ditemukan,
perkembangan teknologi jembatan berkembang sangat pesat, hingga bisa
dibangun banyak jembatan panjang di dunia.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar